Kalau Baik-Baik Saja, Aku Ingin Selamanya

Leave a Comment

Hari ini aku bangun di hari yang cerah, tanpa hujan atau pun angin, hanya awan yang tersenyum.  Langit yang cerah namun tidak dengan hatiku. 


Masih dengan kabut masalah yang sama. Seakan sisa emosiku tertutup kabut atau mungkin tenggelam dalam sungai? Aku belum tau jawabannya. 


Aku sempat mendengar suara seseorang berbicara, namun aku tidak peduli. Kalau pun dia mengetuk pintu kamarku, aku takkan keluar bahkan untuk memberi sapa. Biarkan aku menghilang. 


Namun, waktu yang memberi luka tetap berjalan. Aku sadar akan hal itu. Tapi, apa yang ku butuhkan saat ini? Keinginan yang takkan terwujud. 


Aku hanya ingin semua kebingungan ini berakhir. Bisakah hidup tanpa memikirkan apapun kecuali keinginan diriku sendiri? Biar aku berlari di tengah hujan tanpa memikirkan kata orang lain. Biar aku berteriak kencang tanpa ada orang yang mendengar. 


Kalau di sisiku ada banyak orang, tapi mereka seakan tak melihatku. Lebih baik aku hidup tanpa orang lain. Tidak perlu lagi aku berpikir saat berbicara dengan mereka. Ini semua melelahkan.


Aku terus berpikir untuk hidup di hari esok. Dengan semua masalah yang aku terka. Kalau memang aku baik-baik saja, aku ingin selamanya seperti ini. Kalau tidak, aku tak tau harus berbuat apa. 


-Tinta Putih

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar